Beranda Kegiatan Kerangka Acuan Kerja Audit Laporan Keuangan Tahunan Perkumpulan Bentang Nusantara (Bentara) Papua
18 December, 2020
Kantor Bentara Papua Ayo Bergabung

Lihat Peta


Ayo Bergabung:


Kerangka Acuan Kerja Audit Laporan Keuangan Tahunan Perkumpulan Bentang Nusantara (Bentara) Papua
 



1. Latar Belakang
Perkumpulan Bentang Nusantara Papua atau biasa yang disebut Bentara Papua adalah sebuah perkumpulan aktivis muda yang terdaftar di Pengadilan Tinggi Manokwari No. 17 tanggal 13 April 2012 di Kantor Notaris Nina Diana, S.H. Dan telah diperbaharui untuk mendapat pengesahan dari KEMENKUMHAM Nomor AHU-0009644.AH.01.07.Tahun 2020 melalui Notaris Lience, S.H., M.Kn sesuai salinan Akta Nomor 25 tanggal 29 September 2020.
Fokus Bentara Papua dititik beratkan pada pengembaganan kapasitas pemuda/i dalam pengelolaan sumberdaya alam yang berkelanjutan, kewirausahaan lokal, pangan dan pemetaan partisipatif. Untuk menaunggi inisiatif ini Bentara menyebutnya dengan Papua Center of Excellence (PaCE). PaCE menumbuhkan jiwa kepemimpinan dan kewirausahaan muda pada kawasan-kawasan strategis untuk penguatan kapasitas masyarakat lokal di lokasi-lokasi Bentara bekerja. Dalam dua tahun terakhir, difokuskan pada 3 wilayah kunci yaitu Arfak, Sorong Selatan, dan Raja Ampat.
Dalam rangka mewujudkan organisasi yang transparan dan akuntabel sesuai dengan mandat organisasi, Perkumpulan Bentara Papua akan mengadakan audit keuangan untuk periode Januari-Desember 2020. Untuk mendukung hal tersebut, maka Bentara Papua membutuhkan pengadaan jasa akuntan publik. 
 
2. Maksud, Tujuan & Sasaran
Sasaran kegiatan audit keuangan adalah untuk akuntabilitas dan transparansi dari Perkumpulan Bentara Papua. Adapun tujuan dari kegiatan adalah
1. Melakukan proses pengadaan jasa akuntan publik yang transparan dan kompeten
2. Melakukan proses pengadaan jasa sesuai dengan jadwal pelaksanaan
3. Melakukan audit keuangan (periode Januari-Desember 2020)
 
3. Lokasi Kegiatan
Kegiatan audit program dan keuangan dilakukan di kantor Perkumpulan Bentara Papua. Lokasi audit adalah Jalan Manggoapi Dalam, Kelurahan Amban, Kota Manokwari, Provinsi Papua Barat.
 
4. Ruang Lingkup Audit
1. Kantor Akuntan Publik diharapkan memiliki manajemen, sumberdaya dan layanan yang memadai untuk menjalankan tugas memeriksa laporan keuangan program Perkumpulan Bentara Papua.
2. Pekerjaan audit diharapkan sesuai dengan standar pemeriksaan keuangan yang berlaku di Indonesia untuk menjamin kesesuain laporan keuangan dengan PSAK dan peraturan perundang-undangan yang ditetapkan oleh pemerintah Negara Republik Indonesia, termasuk kesesuaian pelaksanaan operasional keuangan Perkumpulan Bentara Papua sebagai badan hukum.
3. Pekerjaan audit meliputi pemeriksaan kepatuhan dan evaluasi terhadap pengendalian internal yang dijalankan dalam rangka pembentukan laporan keuangan program  yang diselenggarakan oleh Perkumpulan Bentara Papua. Sedangkan pemeriksaan substantif dapat dilakukan dengan metode sampling berdasarkan resiko audit yang ditetapkan auditor.
4. Dalam melaksanakan pekerjaannya, auditor diharapkan memiliki kertas kerja audit dan dokumentasi yang memadai dan dapat secara transparan membuka kertas audit tersebut kepada manajemen Perkumpulan Bentara Papua. Setiap temuan audit diharapkan telah dikonsultasikan dan mendapatkan justifikasi manajemen mengenai alasan ketidaksesuaian transaksi atau prosedur tersebut dan bagaimana langkah perbaikan untuk masa yang akan datang.
5. Audit proyek akan dilaksanakan dengan mengikuti panduan audit (Standar Profesional Akuntan Publik / Generally Accepted Auditing Standards) yang dikeluarkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI), di mana antara lain akan meliputi penilaian atas sistem internal kontrol, pengujian dan observasi fisik atas aset, pengujian terpilih atas catatan dan bukti - bukti/dokumen pembukuan, konfirmasi (bila dimungkinkan), serta prosedur lainnya yang dianggap perlu.
6. Audit sesuai Standar Audit Internasional  805  (ISA 805),
7. Paket laporan terkait didasarkan atas Standar Audit Internasional 600 (ISA 600)
8. Periode Project dari 1 Januari 2020- 31 Desember 2020
9. Perhatian khusus harus diberikan oleh auditor bahwa:
    a) Pembiayaan telah digunakan sesuai dengan kondisi dan tujuan yang disepakati pada perjanjian hibah, dangan
        memperhatikan keekonomian dan efisiensi.
    b) Peralatan, pekerjaan dan jasa yang diadakan telah sesuai dengan perjanjian hibah
    c) Seluruh dokumen pendukung dan catatan keuangan telah dilengkapi untuk tiap- tiap kegiatan, termasuk laporan
        keuangan. Auditor diharapkan dapat memverifikasi laporan yang disampaikan pada periode audit.
10. Dalam memenuhi Standar Audit Internasional, auditor diharapkan memberikan perhatian khusus terhadap hal-hal berikut :
       a) Fraud dan corruption
       b) Hukum dan peraturan yang berlaku
       c) Tata kelola
       d) Resiko-resiko
 
5. Hasil Yang Diharapkan
1) Auditor harus menyampaikan opini atas Laporan Keuangan Proyek. Laporan Audit Proyek harus menyampaikan secara khusus pada sebuah paragraf mengenai kelemahan utama pengendalian internal dan ketidakpatuhan pada ketentuan perjanjian hibah.
2) Selain laporan audit, auditor harus menyiapkan Laporan Manajemen (management letter) dimana auditor diharapkan dapat:
    a) Mengevaluasi dan mengidentifikasi kelemahan dan kekurangan pada sistim dan pengendalian keuangan serta
        rekomendasi untuk perbaikan pengendalian internal.
    b) Menyampaikan tingkat kepatuhan (compliance) pada ketentuan keuangan pada Perjanjian Hibah serta implikasinya pada
        pihak internal dan external.
3) Laporan Manajemen harus menyertakan tanggapan mitra penerima hibah atas hal-hal yang disampaikan oleh auditor.
    a) Laporan audit diharapkan selesai dalam waktu 1 bulan sejak perjanjian kerjasama dilakukan.
    b) Bentuk dokumen yang dihasilkan disertai terjemahan dalam Bahasa Inggris:
        i. Laporan audit project dengan RFN
        ii. Laporan audit lembaga (semua donor)
        iii. Management Letter
4) Harus secara jelas menampilkan informasi: saldo awal tahun (ingoing balance), dana yang diterima, pengeluaran (expenses), dan saldo akhir tahun (outgoing balance).
 
7. Jadwal Pelaksanaan Kegiatan
Kegiatan Waktu Pelaksanaan
Proses penawaran 17 Nov – 18 Des 2020
Penilaian dan pembuktian kualitas 21 Des 2020
Pemilihan pemenang 22 Des 2020
Pengumuman pemenang 23 Des 2020
Penandatanganan kontrak 4 Jan 2021
Pelaksanaan audit 01 Feb – 12 Feb 2020
Laporan draft audit 19 Feb 2021
Laporan akhir audit 26 Feb 2021

Dalam bentuk dokumen ukuran A4 diformat dalam bahasa Inggris dan Indonesia, sebanyak 4 rangkap hard copy dan 1 soft copy.
 
Penyampaian dan Batas Penawaran
Submission:
Proposal teknis dan proposal keuangan harus dalam satu (1) file pdf, menyebutkan dengan jelas "Eksternal Keuangan Audit" dan nama Kantor Akuntan Publik (KAP).
 
Semua proposal dan korespondensi ditujukan kepada:
Murniawati, Panitia Pengadaan
Telepon: +62 8124813555
Email : finance@bentarapapua.org
cc: kantor@bentarapapua.org murniawati12@yahoo.com n_widiast@yahoo.com
 
Pendaftaran Peserta Lelang
Tanggal : 17 November – 18 Desember 2020
  
8. Proposal Scoring
Kriteria pemenang yang diambil adalah KAP yang memiliki perfomance baik secara kelembagaan maupun standar biaya pelaksanaan audit.
 
9. Metode Pengadaan Jasa
Penyediaan jasa akuntan publik dipilih berdasarkan pertimbangan baik dari segi kriteria maupun pertimbangan harga yang disesuaikan dengan kebutuhan audit. Metode pengadaan dilakukan dengan berbandingan penawaran dari minimum tiga vendor. Dalam hal ini pihak yang akan mengkoordinasi pengadaan jasa adalah panitia pengadaan.
 
10. Biaya
Setiap KAP yang diundang berkenan melampirkan proposal keuangan untuk mengetahui jumlah biaya yang dibutuhkan selama proses audit.
 
11. Pelaporan
Proses pelaporan akan dilakukan pada setiap tahap pengadaan kepada panitia. Laporan secara lengkap akan dilakukan pada akhir kegiatan. Proses pelaporan terdiri dari:
• Pelaporan tahap 1
  Aktivitas yang dilaporkan adalah kontrak kerja dengan akuntan publik. Dokumen yang perlu dilampirkan adalah kontrak dan
  rencana kerja akuntan publik.
• Pelaporan tahap 2
   Aktivitas yang dilaporkan adalah kegiatan audit. Dokumen yang perlu dilaporkan adalah dokumen hasil audit laporan
   keuangan program.